2Standard Penilaian Kontes Cupang berdasarkan International Betta Congress (IBC) Bab 5: Standard Umum Cupang Kontes Ideal Cupang kontes yang ideal adalah cupang yang sehat yang terlihat dari tidak adanya kekurangan serta memiliki mental yang berani. Badan dan sirip terlihat bersih. Tidak ada tanda cacat dan sisik terlihat rapi. Tulang sirip terlihat lurus atau melengkung rapih.
Jadwal Kontes Cupang atau Betta Contest Juni 2021 – Kontes cupang hias sudah diadakan di berbagai kota di Indonesia, dan membuahkan hasil menjadikan ikan cupang sebagai ikan hias terpopuler di Indonesia. Banyak penghobi baru muncul karena adanya betta Anda tertarik memajukan ikan cupang bersama, ikuti lomba ikat cupang yang ada di kota Anda. Kalah menang urusan belakang, yang penting bersama-sama memajukan ikan cupang hias. Banyak kontes diadkan baik dengan penjurian nasional SNI ataupun penjurian internasional IBC. Berikut jadwal lomba cupang SNI dan IBC pada bulan Juni 2021jadwal kontes cupang mei juni juli agustus2021Jadwal Kontes Cupang atau Betta Contest Periode Juni 2021Tanggal 5 s/d 6 JuniTanggal 6 JuniTanggal 17 s/d 20 JuniTanggal 19 s/d 20 JuniTanggal 26 s/d 28 JuniTanggal 27 JuniPosting terkaitJadwal Kontes Cupang atau Betta Contest Periode Juni 2021Tanggal 5 s/d 6 JuniLokasi SidoarjoPenyelenggara Jayandaru Betta KontesPenilaian IBCSkala Mini KontesEntry –Tanggal 6 JuniLokasi BalikpapanPenyelenggara HCHB Betta ContestPenilaian SNISkala NasionalEntry –Tanggal 17 s/d 20 JuniLokasi JambiPenyelenggara Liga Sumatera Round 4Penilaian IBCSkala InternasionalEntry –Tanggal 19 s/d 20 JuniLokasi SidoarjoPenyelenggara Sidoarjo Betta BersatuPenilaian IBCSkala OpenEntry 600 KuotaTanggal 26 s/d 28 JuniLokasi Kab. Gowa – Sulawesi SelatanPenyelenggara Rewako Gowa CompetitionPenilaian IBCSkala OpenEntry –Tanggal 27 JuniLokasi Kota BalikpapanPenyelenggara Nasional Kaisar Betta Contest & FestivalPenilaian SNISkala NasionalEntry –Lokasi Lembah Kalipancur – SemarangPenyelenggara Jatayu Betta SquadPenilaian SNISkala Liga 5Entry –Dengan jadwal diatas, Anda bisa ikut meramaikan kontes ikan cupang. Ada perbedaan antara penjurian menggunakan standar nasional SNI dan standar Internasional, simak syarat ketentuan sni dan ibc . Setelah membaca s&k lomba cupang, persiapkan dan daftarkan. Good Luck, semoga menang dalam Betta Contest. Salam satu penghobi ternak. Ternak blog, ternak aplikasi, ternak cupang, ternak kelinci dan menyukai bercocok tanam juga.
Dasarpenilaian cupang hias jenis Serit (Crown Tail) adalah terletak pada 3 faktor penting yaitu : 1. Bentuk Tubuh : proporsi, kerapihan sirip atas/bawah/ekor Saat ini cupang untuk kontes usianya 3—5 bulan dengan kategori yunior. Untuk membekali cupang agar memenangkan kontes di kemudian hari, perlu mengikuti latihan. Training itu

Penilaian Ikan Cupang Kontes – Ikan Cupang adalah salah satu ikan hias peliharaan yang sangat dikenal oleh masyarakat, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Ikan ini mempunyai bentuk yang sangat cantik, warna yang indah, serta perilakunya yang unik. Menjadikan daya tarik bagi para penghobi untuk semakin menyukai ikan yang satu ini. Ikan ini adalah salah satu dan teritorial atau ikan yang mempunyai dari kekuasaan masing-masing di alam liar nya. Jika merasa terancam atau ada musuh yang mendekat ikan ini akan mengembangkan insangnya untuk menakuti lawannya, saat proses ini terjadi terdapat keindahan yang bisa kita lihat dari ikan cupang ini terutama bagian ekor dan sirip-siripnya. Di kalangan penghobi ikan cupang hias ini banyak diselenggarakan kompetisi-kompetisi baik itu nasional ataupun lokal. Tujuannya untuk menambah popularitas, semangat, dan menjalin silaturahmi terhadap sesama penghobi ikan cupang. Bagi teman-teman yang belum pernah mengikuti kontes ikan cupang atau berencana ingin mengikutinya mungkin masih bingung tentang standar penilaian ikan cupang pada saat kontes, apa sih yang dinilai dari ikan cupang saat kontes? Pertanyaannya mungkin sama dengan saya ketika saya mulai memasuki dunia hobi ikan cupang ini, saya penasaran kira-kira apa yang jadi penilaian para juri ketika menilai ikan cupang saat kontes. Penilaian ikan cupang kontes sebenarnya berbeda-beda tergantung jenis ikan cupang yang sedang dilombakan. Berikut ini saya infokan penilaian ikan cupang kontes berdasarkan jenisnya plakat halfmoon, serit, giant, doubletail, junior, dan famale Menurut ABI atau Assosiasi Betta Indonesia. Sebelum itu coba perhatikan dulu anatomi pada ikan cupang ini Penilaian cupang halfmoon Dorsal Tegak Mengembang Sempurna. Melewati /Masuk ekor kebelakang. Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor. Mulus tanpa lipatan. Ekor Bukaan minimal 1800 Mengembang Sempurna. Mengunci masuk melewati batas bagian belakang dorsal dan anal. Ekor simetris dan seimbang Ekor berbentuk busur, tidak membulat oval. Ekor mulus tanpa lipatan. Anal / Sirip Bawah Berbentuk Trapezoid. Mengembang sempurna. Mulus tanpa lipatan. Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor. Dasi Sama Panjang Bentuk Seimbang Minimal ¾ dari panjang anal.. Tidak Bengkok / melengkung. Sirip Renang Utuh dan seimbang. Tidak mendayung terbalik. Bentuk sesuai dengan kategori. Badan Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor. Proporsional tidak terlalu gemuk / kurus. Mulus tanpa cacat. Kepala Terlihat lurus. Tidak menyendok dolphin. Tidak cacat. Kedua tutup insang membuka sempurna Penilaian cupang serit crowntail Sirip Atas/Dorsal Jumlah tulang serit minimal 8. Jarak spasi antar tulang sama. Harus lebih tinggi dari bukaan ekor. Tulang-tulang lurus tidak bengkok. Ekor/Caudal Bukaan minimal 170 derajat. Spasi sama rata. Bentuk ray sama dan seimbang. Tulang-tulang lurus tidak bengkok. Sirip Bawah/Anal Jarak Spasi antar tulang Sama. Tulang-tulang beraturan dari depan sampai kebelakang. Tulang-tulang lurus tidak bengkok. Dasi Sama Panjang. Bentuknya seimbang Melewati anal fin. Sirip Renang Utuh dan seimbang. Tidak mendayung terbalik. Bentuk sesuai dengan kategori. Badan Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor. Proporsional tidak terlalu gemuk / kurus. Mulus tanpa cacat. Kepala Terlihat lurus. Tidak menyendok dolphin. Tidak cacat. Kedua tutup insang membuka sempurna Penilaian cupang plakat Dorsal Tegak Mengembang Sempurna. Melewati /Masuk ekor kebelakang. Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor. Mulus tanpa lipatan. Ekor Bukaan minimal 1800 Mengembang Sempurna. Mengunci masuk melewati batas bagian belakang dorsal dan anal. Ekor simetris dan seimbang Ekor berbentuk busur, tidak membulat oval. Ekor mulus tanpa lipatan. Anal / Sirip Bawah Mengembang sempurna. Mulus tanpa lipatan. Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor. Dasi Sama Panjang Bentuk Seimbang Minimal sama panjang dengan ujung anal belakang. Tidak Bengkok / melengkung. Sirip Renang Utuh dan seimbang. Tidak mendayung terbalik. Bentuk sesuai dengan kategori. Badan Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor. Proporsional tidak terlalu gemuk /kurus. Mulus tanpa cacat. Kepala Terlihat lurus. Tidak menyendok dolphin. Tidak cacat. Kedua tutup insang membuka dengan sempurna. Penilaian cupang doubletail Dorsal Tegak Mengembang Sempurna. Melewati /Masuk ekor kebelakang. Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor. Mulus tanpa lipatan. Mendekati Kepala Sejajar dengan sirip anal. Ekor Bukaan min 1800 Terdapat belahan yang membagi caudal menjadi dua bagian yang sama besar dan terlihat sempurna 5050 Mengembang Sempurna. Mengunci masuk melewati batas bagian belakang dorsal dan anal. Ekor simetris dan seimbang Ekor berbentuk busur, tidak membulat oval. Ekor mulus tanpa lipatan. Anal / Sirip Bawah Sejajar dengan dorsal. Berbentuk Trapezoid Mengembang sempurna. Mulus tanpa lipatan. Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor. Dasi Sama Panjang Bentuk Seimbang Minimal sama panjang dengan ujung anal belakang. Tidak Bengkok / melengkung. Sirip Renang Utuh dan seimbang. Tidak mendayung terbalik. Bentuk sesuai dengan kategori. Badan Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor. Proporsional tidak terlalu gemuk/kurus. Mulus tanpa cacat. Tidak boleh terlalu pendek Kepala Terlihat lurus. Tidak menyendok dolphin. Tidak cacat. Kedua tutup insang membuka sempurna. Penilaian cupang giant Dorsal Tegak Mengembang Sempurna. Melewati /Masuk ekor kebelakang. Terlihat sedikit lebih tinggi dari ekor. Mulus tanpa lipatan. Ekor Bukaan minimal 1800 Mengembang Sempurna. Mengunci masuk melewati batas bagian belakang dorsal dan anal. Ekor simetris dan seimbang Ekor berbentuk busur, tidak membulat oval. Ekor mulus tanpa lipatan. Anal / Sirip Bawah Mengembang sempurna. Mulus tanpa lipatan. Terlihat sedikit lebih panjang dari Ekor. Dasi Sama Panjang Bentuk Seimbang Minimal sama panjang dengan ujung anal belakang. Tidak Bengkok / melengkung. Sirip Renang Utuh dan seimbang. Tidak mendayung terbalik. Bentuk sesuai dengan kategori. Badan Terlihat lurus dari ujung mulut sampai dengan pangkal ekor. Proporsional tidak terlalu gemuk/kurus. Mulus tanpa cacat. Kepala Terlihat lurus. Tidak menyendok dolphin. Tidak cacat. Kedua tutup insang membuka sempurna. Nah diatas tadi adalah penilaian ikan cupang kontes menurut ABI. Selain kelas diatas biasanya ada kelas junior dan kelas famale. Penilaiannya sama mengacu pada penilaian diatas.

Bentukcupang berdasarkan penilaian kontes Masyarakat Cupang Hias Indonesia (MCHI), dari kiri ke kanan (1) Halfmoon, (2) Crown Tail, (3) Plakat, (4) Double Tail. (IBC). 2. Plakat (petarung) Plakat berasal dari istilah di Thailand yang artinya kurang lebih adalah tarung atau laga. Sesuai dengan namanya, jenis ikan cupang inibiasa digunakan
You're Reading a Free Preview Pages 10 to 16 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 23 to 25 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 32 to 69 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 76 to 86 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 91 to 105 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 112 to 114 are not shown in this preview. You're Reading a Free Preview Pages 118 to 126 are not shown in this preview. BacaJuga: Kenalan Dengan Blue Rim, Ikan Cupang yang Bisa Laku Hingga Rp100 Juta. Ada dua penilaian IBC dan SNI dalam kontes ini. Penilaian IBC adalah berdasarkan warna, kemudian fom, dan yang terakhir adalah proporsi. Adapun penilaian SNI paling kuatnya berada di poin kerapian.

JAKARTA – Pembatasan Sosial Berskala Besar PSBB yang diterapkan untuk menekan penyebaran Covid-19 memicu berbagai terobosan baru dalam beraktivitas. Salah satunya penyelenggaraan kontes ikan cupang secara Ikan Cupang Virtual dilakukan oleh Asosiasi Pelaku Usaha Ikan Cupang Indonesia atau IndoBetta Splendens. Kompetisi ini bertajuk Virtual Indobetta Splendens Charitty Betta Show 2020, yang diadakan pada 16–19 Mei panitia Virtual Indobetta Splendens Charitty Betta Show 2020 Joty Atmadjaja mengungkapkan acara tersebut diadakan sebagai belarasa terhadap pembudidaya ikan cupang yang terdampak Covid-19. Selain kontes ikan cupang, turut diadakan penggalangan dana melalui sponsor dan peserta yang akan diberikan kepada pembudidaya cupang yang membutuhkan.“Kami merasa prihatin karena sejak Februari tahun ini semua kontes dibatalkan, oleh karenanya kami berinisiatif untuk mengadakan kontes ikan hias virtual pertama,” papar Joty dalam keterangan yang dikutip, Jumat 22/5/2020. Antusiasme peserta cukup besar, karena total ikan cupang yang lolos seleksi untuk dilombakan mencapai hampir 300 video dengan peserta dari 33 kota di Indonesia, bahkan ada peserta dari mancanegara seperti Amerika Serikat, Malaysia dan menyadari masih banyak kekurangan dari aspek teknis kontes. Oleh karena itu, pihaknya siap melakukan evaluasi untuk perbaikan penyelenggaraan kontes virtual berikutnya.“Semoga kontes ikan cupang online ini dapat menjadi inspirasi bagi pecinta ikan hias di manapun, selama pandemi corona belum berakhir kita masih bisa berkreasi dan adaptasi dengan kondisi yang ada.”Sebagai informasi, kontes kali ini memperlombakan 5 division berdasarkan bentuk ekor dari cupang serta berdasarkan kriteria standar penilaian International Betta Congress IBC. Kelima division yang diperlombakan ialah Halfmoon, Double Tail, Crown Tail, Plakad, dan Giant serta 1 kategori terbaik Best of Show.Prima Novando dari Denpasar berhasil menjadi juara di halfmoon division, M. Noor dari Palangkaraya menjadi juara di Crown Tail Division, Agung Hidayatullah dari Serdang Bedagai menjadi juara di Plakad Division, serta Tri Martha Kusuma Putra dari Depok menjadi juara di Giant division. Adapun juara dari Double Tail division sekaligus menjadi Best of Show diraih oleh Frangky Leo dari Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP, Slamet Soebjakto yang berkesempatan menutup sekaligus menjadi juri dan mengumumkan pemenang dalam kategori Best of Show mengungkapkan bahwa kontes ikan hias virtual ini merupakan kreativitas dan inovasi yang baru dan patut dicontoh oleh komunitas ikan hias yang lain untuk mensiasati keterbatasan akibat adanya virus Covid-19.“Apresiasi tinggi saya berikan kepada panitia penyelenggara yang berhasil melangsungkan kontes virtual ini dengan teknis pelaksanaan yang cukup lancar. Saya harap inovasi tidak berhenti disini dan upaya untuk melakukan kontes serupa dapat terus dilakukan dan diperbanyak,” lanjut menyoroti potensi budidaya ikan hias, khususnya komoditas ikan betta/cupang memiliki pasar yang cukup bagus baik di pasar lokal maupun ekspor. Permasalahan yang timbul pada kondisi Covid-19 seperti masalah transportasi, dapat dicarikan solusinya.“KKP melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah transportasi, baik antar daerah maupun untuk produk ekspor, yang dialami oleh pembudidaya. Kami telah melayangkan surat kepada Kepala Gugus Tugas Covid-19 dengan tembusan kepada instansi lain yang terkait seperti Kapolri, Menteri Perhubungan dan juga Kepala Dinas di daerah untuk kemudahan akses logistik bidang kelautan dan perikanan,” jelas mengimbau pelaku usaha ikan hias yang mengalami kesulitan dalam pengiriman dapat memberikan informasi untuk dicarikan solusinya. Untuk kendala ekspor, KKP siap untuk membantu menelusuri dan menginformasikan terkait keterbukaan akan produk impor dan skala prioritas masing-masing negara.“Membaiknya kinerja ekspor ikan hias Indonesia merupakan peluang yang luar biasa bagi pelaku usaha ikan hias di Indonesia. Dengan mulai terbukanya kembali pasar internasional, Indonesia menjadi negara eksportir ikan hias nomor satu di dunia bukanlah mimpi,” sambung data, pada 2018 nilai ekspor ikan hias Indonesia mencapai US$32,23 juta, pada semester I 2019 nilai ekspor ikan hias sudah mencapai US$16,54 juta atau tumbuh 2,56% dibandingkan semester I 2018. Pada 2020 ditargetkan 6 persen-10 persen total nilai ekspor perikanan disumbangkan melalui ekspor komoditas ikan hias.“Dengan nilai estetika yang luar biasa, ikan cupang atau betta termasuk salah satu yang digemari masyarakat dunia. Kita patut berbangga bahwa ikan cupang hasil budidaya dari Indonesia cukup terkenal di mancanegara karena keragaman varian yang cukup banyak dan bernilai estetika tinggi,” imbuh menegaskan KKP siap memberikan dukungan terhadap kreasi kegiatan seperti ini karena dapat memberikan hiburan dan kegembiraan kepada masyarakat penikmat ikan hias di masa pandemi Covid-19. “Dengan hati yang gembira dan senang, masyarakat mendapatkan semangat baru dan antusias menghadapi situasi sekarang ini.” Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Konten Premium Nikmati Konten Premium Untuk Informasi Yang Lebih Dalam

Penilaianjuri-juri IBC pada saat itu sangat berbeda dengan penilaian para hadirin yang hadir mengenai ikan cupang ini. Masih dianggap remeh oleh IBC. Sejak diikutsertakan dalam kontes IBC di Alabama ikan cupang halfmoon mulai terkenal. Hal ini dibuktikan dengan semakin menyebarnya ikan cupang halfmoon di wilayah Eropa lainnya, seperti Swiss. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Di era pandemi COVID 19 yang serba dilimitasi membuat masyarakat cenderung memilih untuk menghabiskan waktu serta kesibukannya di rumah, salah satunya dengan mencari kegiatan-kegiatan baru yang bisa meringankan rasa bosan selama masa karantina. Contohnya memelihara ikan cupang, ya.. ikan yang identik dengan permainan laga sewaktu masa kecil ini memang memiliki daya tarik tersendiri. Bagaimana tidak, dikala pandemi ikan cupang menjadi primadona kategori hewan peliharaan yang jadi pilihan masyarakat saat ini, hal ini karena parasnya yang cantik dan unik, juga termasuk kategori hewan yang mudah dalam sana lah mulai merubah dari minat masyarakat, yang awalnya hanya sekedar membeli berubah menjadi seorang penghobi. Beberapa tahun silam, cupang memang semakin berkembang, baik itu dari jenis dan juga corak warnanya sehingga semakin menarik untuk dipelihara. Karena kecantikannya para penghobi biasanya melakukan kompetisi atau kontes cupang. Kontes ini sudah berkembang sejak lama baik itu secara lokal SNI maupun internasional IBC. Kontes ini lah yang biasanya menjadi ajang menunjukan kualitas ikan dari farm masing-masing. Tentunya para breeder bersaing untuk mencetak ikan-ikan unggulan yang berkualitas kontes, karena memang ada beberapa aspek yang dinilai pada kegiatan kontes ini, seperti form bentuk, warna, dan juga mental si ikan. Dalam mencetak atau budidaya ikan cupang kelas kontes adalah sebagai berikut. Pilih indukan yang berkualitasSeperti yang dilansir di kanal Youtube Lord Betta, bahwasanya pemiihan indukan itu penting dalam melakukan budidaya ikan cupang, karena nantinya akan berdampak pada kualitas atau grade dari si ikan itu sendiri. Jika ingin mencetak ikan dengan warna dan form yang kuat tentunya harus dengan indukan yang memiliki genetik yang baik pakan yang bervariatifPemberian pakan dalam melakukan budidaya ikan cupang menjadi salah satu hal yang vital, karena sangat berpengaruh sekali terhadap faktor pertumbuhan dari ikan tersebut. Apalagi pada ikan kontes tentunya pakan harus memiliki kandungan gizi yang cukup juga bervariasi. Misalnya, jika pemberian pakan cenderung menggunakan cacing sutra, ikan cupang akan cenderung memiliki badan yang tegal dan bantet, yang tentu saja tidak termasuk ke dalam kategori ikan kontes. Hal ini telah dibuktikan di halaman kanal Youtube Deeway Gembel, dimana beliau membandingkan ikan cupang yang intens menggunakan pakan cacing sutra dengan ikan cupang yang pakannya lebih pada ikanPada ikan kontes treatment adalah bagian terpenting, karena ini merupakan fase akhir sebelum akhirnya ikan siap untuk dilombakan. Tujuan dari treatment ini untuk mempertahankan serta mengembangkan kualitas secara visual dari ikan cupang itu sendiri. 1 2 Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya . 485 216 401 484 383 446 107 424

penilaian kontes cupang ibc